Airlangga Temui Jokowi Minta Restu

Salah satu calon kuat ketua umum Airlangga Hartarto mengumpulkan para pimpinan dewan pengurus tingkat I (DPD I) untuk menemui Jokowi. Selain menyampaikan dukungan kepada pemerintahan Jokowi, mereka juga meminta restu pencalonan Airlangga menggantikan Setya Novanto.

Pertemuan berlangsung di Istana Bogor, Kamis (30/11). Mereka datang sekitar pukul 10.00 WIB dan meninggalkan lokasi sekitar satu setengah jam kemudian.

Usai menemui Presiden Jokowi, Airlangga Hartarto mengakui pertemuan membahas pencalonan dirinya sebagai calon ketua umum dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar. “Ya kurang lebih begitulah,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/11).

Seusai mempertemukan DPD I Golkar dengan Jokowi, Airlangga enggan membeberkan respons kepala negara terkait apakah dukungan telah diberikan kepada dirinya untuk maju menggantikan Setya Novanto sebagai ketua umum. Dia hanya mengatakan, terpenting telah mendapatkan izin dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Sudah dapat izin,” katanya singkat.

Usai bertemu Jokowi di Istana Bogor, Airlangga dan para pendukungnya kemudian menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di rumah dinas di Jalan Diponegoro, Jakarta.

Sementara itu, dua ormas sayap Partai Golkar Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) resmi menyatakan dukungan untuk Airlangga.

Ketua Umum MKGR Roem Kono mengatakan, MKGR merasa bertanggung jawab terhadap kondisi internal partai golkar yg terjadi saat ini. Oleh karena itu, ormas MKGR merasa terpanggil untuk memberikan peran serta pemikiran pengambilan kebijakan terhadap dinamika di dalam tubuh Partai Golkar saat ini.

MKGR mengharapkan adanya musyawarah nasional luar biasa selambat-lambatnya Desember 2017. “Maka untuk kepentingan stabilitas dan kapabilitas dalam rangka menaikkan elektabilitas partai Golkar, kami DPP ormas MKGR partai golkar mencalonkan saudara Airlangga Hartato sebagai Ketua Umum Golkar,” jelas Roem Kono.

Sedangkan SOKSI, melalui Rapat Pleno V menyatakan mendukung Airlangga Hartanto sebagai ketum Golkar menggantikan Setya Novanto yang kini ditahan KPK karena kasus korupsi e-KTP. “Iya, semua peserta rapat dan disaksikan langsung oleh pak Bobby Suhardiman anak pendiri SOKSI menyatakan secara bulat mendukung Airlangga Hartanto untuk memimpin Golkar pada Munaslub mendatang,” kata Ketua Umum Depinas SOKSI Ade Komarudin kepada wartawan, Kamis (30/11).

Akom sapaan Ade mengatakan pihaknya mendukung Airlangga karena dinilai sebagai sosok yang baik dan berprestasi. “Jelas kami mendukung Dia (Airlangga), kader berprestasi dan orang baik,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Umum Ormas Pendiri Golkar itu juga mengusulkan kota Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tuan rumah pelaksanaan Munaslub pada 15 Desember 2017 mendatang. “Selain kami mendukung Pak Airlangga, kami tentu juga mengusulkan Yogyakarta sebagai kota pelajar dan bersejarah untuk dijadikan tempat pelaksanaan Munaslub. Selain itu Pak Airlangga kan pernah selesaikan studinya di Yogyakarta,” tuturnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *